Saat kubuka buku yang tlah berdebu
Tentang semua masa lalu
Didalam hidupku
Kutemukan potret dirimu kekasihku
Kuterbayang semua tawa dan candamu
Saat kita masih bersama
jalin ikatan cinta
Kini kau tak disisiku lagi
Kau telah pergi
Hampa… rasa… karena…
Tanpa cintamu lagi
Mengapa ini harus terjadi
Kini Sendiri
Andaikan kubisa
memilikimu lagi
Takkan kubiarkan kau pergi
Tuk kedua kali
Sulitku untuk melupakanmu
Karna hanyalah wajahmu
Yang slalu terbayang olehku
setiap waktu
Meskipun kita telah terpisah
Ku masih berharap kau kembali
Dipelukku… uuuuuuuuu
Jalan kosong, rumah kosong, lubang di dalam jantung saya, saya ialah seorang diri saja, kamar sedang jadi lebih kecil Saya keajaiban bagaimana, saya keajaiban mengapa, saya keajaiban di mana mereka ialah, hari-hari kami mempunyai, lagu kami menyanyi bersama (oh ya). Dan ohhh.. Cinta saya, saya berpegangan selama-lamanya, menggapai cinta bahwa kelihatannya sampai sejauh ini, Kor: Oleh Sebab Itu saya mengucapkan doa, dan harapan impian saya akan membawa saya di sana, di mana langit biru untuk melihat anda sekali lagi, cinta Saya, di seberang laut dari pantai untuk meluncur, untuk menemukan tempat saya mencintai kebanyakan, di mana bidang hijau untuk melihat anda sekali lagi, cinta saya. Saya mencoba membaca, keras-keras saya pergi bekerja, saya tertawa dengan teman saya, tetapi saya tidak bisa berhenti untuk mencegah sendiri berpikir (oh bukan) Saya keajaiban bagaimana saya keajaiban mengapa saya keajaiban di mana mereka hari-hari kami mempunyai, lagu kami menyanyi
Desember 27, 2009 pada 8:30 am
salam kenal sobat
Desember 28, 2009 pada 7:27 am
thx….
slam knl jg sobat…..
thx dh bka blog saya